Penjabat Bupati Tak Kunjung Ditunjuk, Ini Suara DPRD OKU

Widori Agustino
Gedung DPRD OKU. (Foto: Ist)

BATURAJA, iNews.id - Kabupaten OKU di Sumatera Selatan (Sumsel) hingga saat ini dipimpin pelaksana harian (Plh) bupati setelah bupati meninggal dunia dan wakilnya tersandung kasus dugaan korupsi lahan kuburan. Kondisi ini mengakibatkan beberapa dampak di antaranya hambatan pada kebijakan pembangunan dan kepegawaian.

Ketua Komisi I DPRD OKU Ledi Patra mengatakan, dampak hinggga detik ini belum adanya Pj bupati sangat dirasakan khususny kebijakan pembangunan. Selain itu, dampak terhadap pegawai juga tentu dirasakan semisalkan untuk mengisi kekosongan pegawai serta kenaikan pangkat serta pegawai pensiun.

"Itu salah satu di antara banyak contoh, apalagi masa jabatan Plh sudah habis ini harus jadi perhatian khusus baik dari gubernur serta pihak Kemendagri," ujarnya.

Anggota Fraksi PAN berharap pengambil kebijakan sesegera mungkin menunjuk Pj bupati sehingga roda pemerintahan berjalan baik dan dapat berdampak kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Gubernur Sumsel Herman Deru saat ditanya soal Pj Bupati OKU beberapa waktu lalu saat mengunjugi OKU menjawab santai. Dirinya mengatakan, masih menunggu dan menghormati proses hukum Wakil Bupati OKU Johan Anuar.

"Sabarlah dulu ya kita ni kan masih punya hati pak Johan kan masih banding kita tunggu sabar ya," kata Deru.

Seperti diketahui saat ini roda pimpinan pemda OKU masih dipimpin jabatan Plh Bupati Edward Chandra, yang sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Provinsi Sumsel. 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Aktif Selama PPKM, 24 Polisi di Sumsel Terima Penghargaan

57 tahun lalu

Wilayah Sumsel Berpotensi Hujan Disertai Angin Hari Ini

57 tahun lalu

PDI Perjuangan Sumsel Targetkan Raup 1 Juta Suara di Pemilu 2024

57 tahun lalu

Viral Kapal Hantu Diduga Membawa Barang Terlarang Masuk ke Sumsel

57 tahun lalu

3 Pelaku Illegal Logging di Jambi Ditangkap di Sumsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal