Pendiri Taliban Pastikan Tak Balas Dendam dan Hormati Perempuan

Syarifudin
Pendiri dan Pemimpin Politik Taliban Mullah Abdul Ghani Baradar. (Foto: Ist)

“Tidak ada yang akan menyakiti Anda, tidak ada yang akan mengetuk pintu Anda. Ada perbedaan besar antara Taliban sekarang dan 20 tahun yang lalu,” ujar dia.

Dia mengatakan media swasta bisa terus bebas dan independen di Afghanistan, dan Taliban berkomitmen pada media dalam kerangka budaya mereka.

Dia juga mengatakan keluarga yang mencoba melarikan diri dari negara itu di bandara Kabul harus kembali ke rumah, dan tidak ada bahaya yang akan menimpa mereka.

Setelah briefing, juru bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan, "Kita perlu melihat apa yang sebenarnya terjadi dan saya pikir kita perlu melihat tindakan di lapangan dalam hal janji yang ditepati."

Di Kabul, para pejabat Taliban mengunjungi kuil-kuil utama Sikh dan Hindu di kota itu untuk menjanjikan perlindungan bagi minoritas agama, dan yang lainnya mendorong petugas kesehatan perempuan untuk melanjutkan pekerjaan mereka.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waspada Sumsel Berpotensi Hujan dan Angin Kencang, Ini Daftar Daerahnya

57 tahun lalu

Rusia Tak Mau Buru-Buru Akui Kekuasaan Taliban

57 tahun lalu

Taliban Kuasai Afghanistan, Berikut Analisis Guru Besar Kajian Timur Tengah UNS

57 tahun lalu

Hari Kemerdekaan, Kasus Covid-19 di Sumsel Bertambah 370 Orang 

57 tahun lalu

Peringati HUT Ke-76 RI, Berikut Harapan Sumsel di Tengah Pandemi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal