Kapolda Sumsel mengatakan, saat ini kondisi anggotanya yang menjadi korban penusukan juga sudah berangsur membaik. Korban masih mendapat perawatan intensif di rumah sakit karena luka tusuk di lehernya.
"Alhamdullilah, ketika saya kunjungi, kondisi korban sadar dan lukanya juga sudah berangsur membaik setelah ditangani tim medis. Korban harus tetap dirawat karena mengalami pergulatan hingga berakhir penusukan di bagian leher dan tangan," kata Kapolda.
Terkait rekam jejak pelaku yang dikabarkan pernah dipenjara dalam kasus yang sama pada tahun 2013 silam di Jakarta, Kapolda Sumsel mengatakan masih butuh waktu untuk menyelidiki lebih jauh.
"Informasi tersebut masih kita dalami. Meskipun pengakuan pelaku sebagai teroris, kami tidak semata merta mempercayai. Kami harus menindaklanjuti informasi dari luar, sekecil apa pun itu," katanya.
Diketahui, pelaku menyerang anggota polisi lalu lintas Polrestabes Palembang, Bripka Ridho, Jumat (4/6/2021). Penikaman terjadi di pos lalu lintas Simpang Angkatan 66 Palembang. Akibat penikaman itu, korban luka parah dan bersimbah darah.