RS itu nantinya, kata Karel, akan menjadi gedung RS terbesar di Kota Baturaja. RS imi dibangun menggunakan APBD Kabupaten OKU tahun anggaran 2020 sebesar Rp58,7 miliar.
"Saat ini sedang tahap proses lelang tender guna mencari pihak ketiga yang akan melaksanakan pembangunannya," katanya.
Untuk tahap awal pembangunan tahun ini, kata dia, rencananya gedung di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja akan dibangun dua lantai ruang rawat inap dan IGD.
"Tahap kedua pembangunan tiga lantai dilanjutkan tahun depan," katanya.
RSUD Ibnu Sutowo Baturaja ini juga, lanjut dia, nantinya menjadi rumah sakit rujukan bagi pasien dari kabupaten tetangga lainnya seperti OKU Timur dan OKU Selatan.