Pemimpin Rohingya Tewas Ditembak dari Jarak Dekat usai Salat Isya

Muhaimin
Mohib Ullah, pemimpin tertinggi komunitas Rohingya yang ditembak mati di luar kantornya di kamp pengungsi, Coxs Bazar, Bangladesh. (Foto: ist)

Menurut Islam, belum ada yang ditangkap. "Kami sedang melakukan penggerebekan di daerah itu," katanya, seraya menambahkan bahwa Ullah belum pernah memberi tahu polisi tentang ancaman dari kelompok mana pun.

Mohammad Nowkhim, juru bicara Masyarakat Arakan Rohingya untuk Perdamaian dan Hak Asasi Manusia (ARPSH), mengatakan Ullah sedang berbicara dengan para pemimpin Rohingya lainnya di luar kantor ARPSH di Kutupalong, pemukiman pengungsi terbesar di dunia, ketika seorang penyerang tak dikenal menembaknya setidaknya tiga kali.

“Dia berada di genangan darah. Dia dibawa mati ke rumah sakit MSF terdekat,” kata Nowkhim dari tempat persembunyian, yang menambahkan bahwa banyak pemimpin Rohingya bersembunyi setelah pembunuhan Ullah.

Tidak ada yang mengaku bertanggung jawab, tetapi seorang pemimpin Rohingya mengatakan kepada AFP bahwa Ullah dibunuh oleh kelompok ekstremis Arakan Rohingya Salvation Army (ARSA), yang berada di balik beberapa serangan terhadap pos keamanan Myanmar dalam beberapa tahun terakhir. “Ini adalah ulah ARSA,” katanya.

Ullah, yang berusia 48 tahun, muncul sebagai pemimpin sipil utama dari komunitas minoritas Muslim yang teraniaya ketika lebih dari 740.000 Rohingya berlindung di kamp-kamp di Bangladesh, setelah tindakan keras militer oleh tentara Myanmar di desa-desa mereka di provinsi Rakhine pada Agustus 2017.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Prakirakan Beberapa Daerah di Sumsel Hujan Lebat

57 tahun lalu

Herman Deru Pertimbangkan Izin Konser Musik di Sumsel

57 tahun lalu

Lhokseumawe Tak Lagi Tampung Pengungsi Rohingya

57 tahun lalu

Perahu Terbalik di Laut, Puluhan Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

57 tahun lalu

Puluhan Pengungsi Muslim Rohingya Hilang Setelah Perahu Terbalik di Laut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal