Pekan Kedua Ramadan, BI Ingatkan Warga Sumsel Waspada Uang Palsu

Antara
Kepala BI Sumatera Selatan Hari Widodo. (Foto: ist)

Selain 3D, juga ada 5J yakni, uang jangan dicoret, jangan distapler, jangan diremas, jangan dilipat dan jangan dibasahi.

Untuk mencegah adanya peredaran upal, Bank Indonesia mengingatkan warga untuk menukarkan uang ke bank. Saat ini BI sudah bekerja sama dengan 28 bank umum yang menyediakan 199 titik lokasi untuk penukaran uang.

“Penukaran uang lalukan di loket resmi perbankan guna mengurangi risiko uang palsu. Sebab jika di bank otomatis suplai uangnya berasal dari BI," katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun iNews.id, selama Ramadan ini pernah terjadi warga mendapatkan uang palsu. Hal ini dialami salah seorang warga di Sekip Bendung Palembang. Hal itu kejadian pada malam hari, di mana pelaku datang berbelanja menggunakan uang Rp50.000. Setelah pelaku pergi, korban baru menyadari bahwa uang yang diterima berbeda dengan uang lainnya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jelang Larangan Mudik, Polisi Razia di Jalintim Indralaya Sumsel  

57 tahun lalu

Kemendagri Sorot Anggaran Belanja Pegawai di Sumsel Tinggi 

57 tahun lalu

BI Siapkan Siapkan Rp3,15 Triliun untuk Penukaran Uang di Sumsel

57 tahun lalu

Walhi Sebut Konflik Agraria di Sumsel Masih Tinggi

57 tahun lalu

BMKG Sebut Wilayah Sumsel Merah Mudah Terbakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal