Pedagang Menjerit, Daging Ayam di Lubuklinggau Tak Laku karena Wabah Corona

Sindonews.com
Era Neizma Wedya
Pedagang ayam (Foto: Dharma Setiawan/iNews)

"Saat ini, bahkan rumah makan saja mengurangi pembelian daging ayam, sehingga stok ayam banyak tapi peminat sepi," katanya.

Dirinya tak menampik bahwa kondisi itu terjadi sebagai dampak adanya virus corona. Dulu, sebelum ada wabah corona, dirinya bisa menjual sekitar 50 kilogram dalam sehari.

Senada dengan Pepi, penjual ayam keliling bernama Malaka juga mengeluh. Semenjak virus corona dan pembatasan sosial, pemesanan ayam jadi menurun.

"Orang nikahan tidak boleh, sedekah ruwah tidak boleh, sehingga orang yang beli ayam jadi sepi," kata dia.

Malaka mengaku, sejak virus corona merebak, untuk  menghabiskan 30 Kg sehari saja susah sekali. 

"Biasanya pukul 11 siang sudah pulang ke rumah, sekarang sampai pukul 16 pun kadang belum tentu habis," katanya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Selisih Paham, Penjaga Pasar Tusuk Kepala dan Punggung Rekan Kerja di Lubuklinggau

57 tahun lalu

Sadis! Anak dan Cucu Bunuh Nenek 87 Tahun di Muara Enim Sumsel

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang OKU Timur Sumsel, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Tragis! 2 Bocah di Lubuklinggau Tewas Tenggelam saat Berenang di Kolam Penampungan

57 tahun lalu

Brutal! Anak Bacok Kepala Ayah Kandung di Lubuklinggau Pakai Parang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal