Hal senada dikatakan petani karet lainnya bernma Novi. Selain harga anjlok, untuk menjual getah karet saat ini juga sulit karena nyaris tidak ada tengkulak yang mau menampung hasil bumi tersebut.
Menurut Novi, hal tersebut disebabkan perusahaan tempat penampungan getah karet hasil sadapan petani di Palembang tutup akibat Covid-19.
"Kalaupun ada tengkulak yang membeli getah karet dengan harga murah hanya sekitar Rp4.500 per kilogram," katanya.
Sementara itu, Pardi salah seorang tengkulak di wilayah setempat mengaku terpaksa tidak membeli getah karet sejak 21 Maret 2020.
"Pabrik telah mengeluarkan surat edaran kalau pabrik mereka tutup. Tentu saya bingung mau dijual ke mana getah karet tersebut sehingga terpaksa tidak membeli dari petani," katanya.