Diketahui oknum guru ngaji tersebut memiliki 45 santri. Selain mengajar mengaji di rumahnya, pelaku juga merupakan guru di salah satu pesantren yang ada di Kota Bengkulu.
Kasi Humas Polresta Bengkulu, Iptu Endang Sudrajat mengatakan, baru satu laporan yang diterima dan masih didalami penyidik.
“Sementara baru satu orang tua korban yang melaporkan kejadian ini. Laporannya sudah diterima penyidik Unit PPA Polresta Bengkulu. Kita segera ditindaklanjuti penanganan kasus ini,” katanya.