"Karena takut dengan kehamilannya, korban datang kepada pelaku. Setelah bertemu bukannya mengobati, pelaku justru menyetubuhi korban," kata Irwanto.
Irwanto melanjutkan, setelah disetubuhi sebnyak tiga kali, korban disuruh pulang karena ritual menghilangkan janin sudah selesai.
Saat itu, korban pulang dijemput pacarnya. Korban kemudian melapor ke pacarnya. Lantaran merasa janggal, keduanya akhirnya melapor ke polisi.
"Pelaku akhirnya kami tangkap dan sudah ditahan di Mapolsek Sukarami," kata dia.