Naik Darah, Ketua IDI dan Deputi BPJS Sumsel Batal Divaksin

Dede Febriansyah
Dua nama di Sumsel batal divaksin. (Foto: Dede Febriansyah)

Kedua, apabila berdasarkan pengukuran suhu tubuh calon penerima vaksin sedang demam di atas 37,5 derajat celcius, vaksinasi akan ditunda sampai pasien sembuh dan terbukti bukan menderita Covid-19 dan dilakukan skrining ulang pada saat kunjungan berikutnya.

Ketiga, apabila berdasarkan pengukuran tekanan darah didapatkan hasil lebih dari dan sama dengan 140/90, maka vaksinasi tidak diberikan.

"Saya memang ada riwayat hipertensi, selain itu juga sudah lama tidak kontrol tensi darah. Jadi, saat diperiksa tadi baru ketahuan," ujar Deputi BPJS Kesehatan Kepwil Sumsel, Babel dan Bengkulu, Siti Farida Hanoum.

Meski sedikit kecewa karena tidak bisa mengikuti vaksinasi tahap pertama di Sumsel, Siti mengungkapkan jika sebelumnya dirinya tidak memiliki penyakit lainnya yang dapat membatalkannya divaksin, seperti Diabetes Melitus maupun penyakit lainnya.

"Jadi bukan tidak boleh, nanti kalau sudah normal kembali bisa regiatrasi ulang. Jadi, ditunda dulu vaksinasinya," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sumsel Klaim Rasio Kesembuhan Covid-19 Meningkat Jelang Vaksinasi

57 tahun lalu

Penumpang Sriwijaya Air SJ-182 Asal Sumsel Teridentifikasi, Indah Halimah Putri dari Ogan Ilir

57 tahun lalu

Larikan Miliaran Uang Arisan Online, Perempuan Cantik Asal Medan Ditangkap Polda Sumsel

57 tahun lalu

Sumsel Berbeda, Warga yang Tolak Vaksin Tidak akan Didenda

57 tahun lalu

Kartu Sembako Cair 20 Januari, Sumsel Siapkan Pendamping

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal