Musim Kemarau Sumsel Dilanda Hujan, Begini Penjelasan BMKG

Antara
Hujan masih terus turun di Sumsel selama beberapa hari terakhir. (Foto: Ist)

PALEMBANG, iNews.id -BMKG memprakirakan hujan lebat musim kemarau di Sumsel sepekan terakhir hanya sementara. Cuaca kering musim kemarau akan kembali terasa.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Sumatera Selatan Veronica Shinta Andriyani mengatakan fenomena hujan saat musim kemarau itu dipengaruhi oleh gelombang Madden Julian Oscillation (MJO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) secara negatif.

Dua gelombang itu menyebabkan pergerakan cuaca yang memungkinkan adanya gumpalan awan hujan di cakrawala Sumatera meskipun musim kemarau seperti saat ini.

“Awan ini menyerap uap air secara optimal dari teriknya matahari musim kemarau,” katanya, Kamis (19/8/2021).

Gelombang IOD tersebut, menunjukkan adanya suplai uap air dari Samudra Hindia sebelah timur Afrika ke perairan Sumatera.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Berantas Narkoba di Tengah Pandemi, Polda Sumsel Tangkap 47 Tersangka di Sejumlah TKP

57 tahun lalu

Kasus Covid-19 Melandai, Sumsel Hanya Bertambah 117 Orang

57 tahun lalu

Sempat Hampir Penuh, BOR Rumah Sakit di Sumsel Tersisah 44 Persen

57 tahun lalu

Waspada Sumsel Berpotensi Hujan dan Angin Kencang, Ini Daftar Daerahnya

57 tahun lalu

Hari Kemerdekaan, Kasus Covid-19 di Sumsel Bertambah 370 Orang 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal