Mengenal Kepur, Desa di Sumsel yang Punya Tradisi Meriahkan Bulan Muharam Seperti Idul Fitri

Edwinsyah Satria
Warga Desa Kepur tua dan muda secara bersama - sama mengikuti tradisi melemang memeriahkan buan Muharam. (Foto: Edwinsyah)

"Biasanya tanggal 12 Muharam, namun kita mengikuti anjuran pemerintah dan akhirnya baru terlaksana," katanya. 

Burhalim menuturkan, rangkaian tradisi melemang yakni membersihkan makam puyang atau leluhur pendidi desa. Ada empat makam puyang di Desa Kepur, yakni Puyang Muhammad Daud Temenggung, Puyang Kumbang Sakti atau Aryo Suro, Puyang Beghedi dan Puyang Alim Diwe. "Banyak pelajaran yang diajarkan dalam tradisi ini, menghormati orang tua, silaturahmi, kerja sama, dan menola bala," tuturnya. 

Selanjutnya, juga dilakukan pembersihan benda - benda pusaka peninggalan nenek moyang. Kemudian setelah lemang masak, keturunan atau pewaris puyang akan ke masjid sekaligus menandakan dimulainya memakam atau membagikan lemang. 

Burhalim mengaku sangat bersyukur, masyarakat desa terus menjaga tradisi warisan nenek moyang ini. Harapannya semoga tradisi ini terus dijaga dan dilaksanakan setiap tahun di bulan Muharam oleh generasi penerus. 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Termasuk Sumsel, Berikut 10 Provinsi Kasus Kematian Tertinggi

57 tahun lalu

Bertambah 278, Kasus Covid-19 Sumsel Tembus 56.802 Orang

57 tahun lalu

Sumsel Lakukan Kajian Akademis Rencana Kampus IPDN di Kaki Gunung Dempo

57 tahun lalu

Perangi Narkoba, Polda Sumsel Ungkap 33 Kasus Narkotika

57 tahun lalu

Covid-19 Sumsel Menurun, Pasien di Wisma Atlet JSC Palembang Tersisa 45 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal