Sementara itu, Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, pemimpin di tingkat nasional dan daerah memiliki visi yang baik. Namun implementasinya tersebut berjalan sendiri-sendiri.
Hasilnya, visi yang baik itu kurang optimal karena tidak saling berkesinambungan satu dengan lainnya. Erick mengatakan, Maspro Sumbagsel menjadi wadah kritik dan saran. Hal ini juga dianggap cocok sebagai negara yang mengusung sistem demokrasi.
"Sebagai pemimpin, seyogyanya jangan sampai setelah diberi amanah kita justru menutup mata, telinga, dan hati ketika banyak pihak yang ingin memberikan kritik dan saran," katanya.