PALEMBANG, iNews.id – Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang menemukan ada tanda kekerasan pada tubuh Muhammad Akbar (19) mahasiswa Universitas Taman Siswa (Unitas) Palembang, yang meninggal saat mengikuti pra diksar menwa.
Tanda kekersaan pada bagian tertentu itu ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan luar pada jenazah korban.
Dokter Indra mengatakan, dari hasil visum luar itu ditemukan adanya kekerasan disebabkan benda tumpul pada bagian tertentu (sensitif) yang tidak bisa disebutkan.
“Kalau di kepalanya, di badannya kita tidak jumpai kekerasan, tapi ada pada bagian tertentu memang ada. Tidak usahlah kita sebutkan (bagian tubuhnya). Ada luka akibat benda tumpul,” katanya, Kamis (17/10/2019).
Menurut dokter Indra, visum hanya dilakukan di bagian luar tubuh korban karena pihak keluarga almarhum menolak visum dalam. “Kita hanya visum bagian luar saja,” ucapnya.