Mahasiswa Unitas Tewas saat Diksar, Dokter Forensik RS Bhayangkara Sebut Ada Luka Benda Tumpul

Firdaus
Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang dokter Indra. (Foto: iNews.id/Firdaus)

PALEMBANG, iNews.id – Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang menemukan ada tanda kekerasan pada tubuh Muhammad Akbar (19) mahasiswa Universitas Taman Siswa (Unitas) Palembang, yang meninggal saat mengikuti pra diksar menwa.

Tanda kekersaan pada bagian tertentu itu ditemukan berdasarkan hasil pemeriksaan luar pada jenazah korban.

Dokter Indra mengatakan, dari hasil visum luar itu ditemukan adanya kekerasan disebabkan benda tumpul pada bagian tertentu (sensitif) yang tidak bisa disebutkan.

“Kalau di kepalanya, di badannya kita tidak jumpai kekerasan, tapi ada pada bagian tertentu memang ada. Tidak usahlah kita sebutkan (bagian tubuhnya). Ada luka akibat benda tumpul,” katanya, Kamis (17/10/2019).

Menurut dokter Indra, visum hanya dilakukan di bagian luar tubuh korban karena pihak keluarga almarhum menolak visum dalam. “Kita hanya visum bagian luar saja,” ucapnya.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Bongkar Ladang Ganja 20 Ha di Empat Lawang Sumsel, 220 Kg Disita

57 tahun lalu

Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin Meninggal, Jenazah Dipulangkan ke Palembang

57 tahun lalu

Penggerebekan Kampung Narkoba di Palembang, 6 Orang Ditangkap

57 tahun lalu

Wanita Naik Pesawat Gunakan Seragam Batik Air Ditangkap, Pernah Tertipu Daftar Pramugari

57 tahun lalu

Terungkap, Ini Pengakuan Pramugari Gadungan Menyusup ke Pesawat Palembang-Jakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal