Limbah Batu Bara Keluar Daftar B3, Ini Respon PTBA

Oktiani Endarwati
Ilustrasi tambang batu bara. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menyambut baik keputusan pemerintah yang mengeluarkan limbah batu bara dari kategori limbah bahan berbahaya dan beracun (B3). Keputusan ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Adapun yang dikeluarkan dari kategori Limbah B3 itu adalah Fly Ash dan Bottom Ash (FABA) atau limbah padat yang dihasilkan dari proses pembakaran batu bara pada pembangkit listrik tenaga uap PLTU, boiler, dan tungku industri untuk bahan baku atau keperluan sektor konstruksi.

Direktur Utama PTBA Arviyan Arifin mengatakan, di negara-negara maju seperti Eropa, limbah batu bara atau FABA ini sudah tidak masuk dalam limbah B3. Bahkan dengan teknologi terkini FABA bisa digunakan untuk hal lain.

"Tentu ini kabar gembira untuk kita sehingga yang namanya FABA bisa dimanfaatkan untuk hal yang lebih bermanfaat," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (12/3/2021).

Menurut dia, dengan teknologi sekarang yang sudah berkembang FABA bisa digunakan untuk bahan baku pembuat infrastruktur seperti jalan hingga bangunan.

"Kita lihat yang paling sederhana bisa dimanfaatkan untuk jalan, untuk dibikin konblok, bahan bangunan, itu juga bisa sebagai pengganti semen. Selama ini terkendala karena memang masih dianggap B3," tuturnya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Covid-19 Bertambah 6.421, Sumsel Sumbang 33 Orang

57 tahun lalu

Harga Batu Bara Lesu, PTBA Cetak Laba Bersih Rp2,4 Triliun pada 2020

57 tahun lalu

Kejati Tetapkan 2 Tersangka Korupsi Masjid Sriwijaya, Eddy Hermanto dan Kuasa KSO PTBA

57 tahun lalu

Gubernur Herman Deru Dukung PTBA Bangun KEK Tanjung Enim

57 tahun lalu

Hilirisasi Tambang, PTBA Siap Produksi Karbon Aktif dari Batu Bara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal