"Massa sempat melempari mes pegawai perusahaan menggunakan batu dan kayu sambil menanyakan keberadaan orang yang melakukan penembakan dengan nada mengancam sambil menggunakan senjata tajam," ucapnya.
Selanjutnya personel Polres Muratara dan Intel Brimob datang dan memediasi massa untuk menceritakan kronologi kejadian yang sebenarnya. Saat itu dijelaskan bahwa SU sudah dirawat di RSUD Muara Rupit pukul 21.00 WIB dan masih menjalani perawatan.
Setelah mendengarkan penjelasan tersebut, massa membubarkan diri dan kembali ke desa mereka masing-masing.
Sementara itu, Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama menyampaikan, masih melakukan penyelidikan terhadap kasus pencurian tersebut.
"Ya benar, terkait kasus dugaan pencurian itu sudah ditangani oleh unit reskrim dan intel kami. Kemarin sudah dilakukan olah TKP dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres Muratara. Rencananya hari ini (24/7/2025) akan dilakukan gelar perkara," katanya.