Krisis Ekonomi, Kemiskinan Meningkat Warga Lebanon Makan Sayur

Victor Maulana
Krisis yang menerpa Lebanon memaksa warganya hanya dapat membeli sayur. (Foto: Ist)

BEIRUT, iNews.id - Krisis ekonomi yang melanda memaksa warga Lebanon mengonsumsi sayuran karena kesulitan membeli daging atau ayam. Krisis keuangan juga telah mendorong lebih dari setengah penduduk Lebanon ke dalam kemiskinan. 

Harga melonjak dan gaji turun karena mata uang lokal terus turun, setelah kehilangan 90% nilainya selama dua tahun terakhir.

“Ada banyak masalah di negara ini, bahkan tentara tidak mampu membeli daging dan ayam dalam jumlah yang tepat untuk makanan,” kata Camille Madi, direktur Basecamp, sebuah asosiasi yang mendistribusikan makanan kepada yang membutuhkan.

Pemotongan anggaran memaksa militer untuk memotong daging dari makanannya tahun lalu. Basecamp, yang mulai bekerja setelah ledakan pelabuhan Beirut musim panas lalu, telah mengirimkan paket makanan harian yang mencakup protein, tetapi dengan sumbangan yang menyusut dan harga yang naik, solusi diperlukan.

Sekarang mereka mengirimkan satu hingga tiga kali sebulan kepada mereka yang membutuhkan, kotak makanan alih-alih makanan panas, tanpa daging dan ayam.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Waspada, BMKG Keluarkan Peringatan Hujan Lebat di Sumsel

57 tahun lalu

PPKM Mikro Diperketat, Kapolda Sumsel: Warga Tetap di Rumah Menikmati Libur Akhir Pekan

57 tahun lalu

Pemprov Sumsel Tambah Satu Tower Wisma Atlet untuk Rawat Pasien Covid-19

57 tahun lalu

Pendiri Hizbullah Lebanon Meninggal karena Covid-19, Dikenal Gigih Lawan Israel

57 tahun lalu

Kibarkan Bendera, Pengungsi Palestina di Lebanon Rayakan Kemenangan Hamas atas Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal