Kisah Inspiratif Sahat Maruli, Penyadap Karet 2 Kali Gagal Tes Kini Jadi Prajurit TNI

Donald Karouw
Prada Sahat Maruli Tua Sihite seorang penyadap karet saat dilantik menjadi anggota TNI AD di Rindam II Sriwijaya. (Foto: TNI AD)

“Orang tua petani dan ibu rumah tangga. Untuk bantu keluarga, dia bekerja sebagai penyadap karet di kebun orang lain. Sahat membuktikan untuk jadi prajurit tidak harus mengeluarkan biaya yang besar apalagi menyuap,” ujar Sapta.

Saat diwawancarai selesai upacara penutupan pendidikan, Prada Sahat Maruli Sihite tampak bangga duduk di samping kedua orang tuanya.

“Jadi tentara itu cita -cita saya sejak kecil. Sejak SMA, saya latihan lari, push up dan lain-lain di Yonkav 5 sedangkan untuk psikologi, saya belajar dari YouTube, medsos, perpustakaan di kota ataupun buku-buku,” kata Sahat Maruli.

Sebelum pendidikan di Rindam II/Swj, dia pernah bekerja sebagai penyadap karet di kebun orang lain dan mendapatkan upah Rp80.000 per hari.

“Saya juga pernah tes dan 2 kali gagal yaitu seleksi Bintara TNI AD dan Tamtama TNI AD,” ucapnya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Inspiratif! Perjuangan Amirul Ramli Marbot Masjid Kini Jadi Lulusan Doktor UMY

57 tahun lalu

Jenazah Pratu David Gea Tiba di Bandara Silangit usai Gugur dalam Kontak Tembak di Papua

57 tahun lalu

Tragis! Prajurit TNI di Pematangsiantar Tewas Terlindas Bus Travel

57 tahun lalu

Menyentuh! Ibu di Bandung Berangkat Haji Bersama Anak dari Hasil Jualan Siomay

57 tahun lalu

Kisah Inspiratif Chreestella, Satu-satunya Peserta asal NTT Lolos Taruna Bhayangkara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal