PYONGYANG, iNews.id - Saat perhatian dunia ke Ukraina yang hancur diinvasi Rusia, Korea Utara terus melakukan uji coba senjata. Pekan lalu, Korea Utara melakukan peluncuran yang disebut rudal balisttik antarbenua terbesar.
Kesukesan peluncuran itu membuat Kim Jong-un, pemimpin Korea Utara (Korut), mengatakan militer negaranya akan terus mengembangkan kemampuan menyerang yang tangguh, yang tidak bisa dihentikan siapa pun.
Dia membuat pernyataan itu ketika bertemu dengan pejabat, ilmuwan, teknisi dan pekerja yang berkontribusi pada peluncuran rudal pada hari Kamis pekan lalu. Korea Utara, seperti dilaporkan KCNA, mengatakan itu adalah rudal balistik antarbenua (ICBM) terbesarnya.
Dijuluki Hwasong-17, rudal tersebut mampu mengenai sasaran di sebagian besar wilayah dunia termasuk Amerika Serikat.
Manuver Kamis lalu adalah uji coba penuh ICBM pertama oleh Korea Utara yang bersenjata nuklir sejak 2017, dan Kim Jong-un mengatakan senjata itu dirancang untuk menunjukkan kekuatan nuklirnya dan mencegah setiap gerakan militer AS.