Kepala BPN Kota Palembang Ditangkap, Komite Reforma Agraria Dukung Pemberantasan Mafia Tanah

Antara
Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Palembang di Kalan Kapt Arivai. (Foto: Era N)

Para tersangka tersebut sudah ditahan penyidik Subdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut atas kasus dugaan mafia tanah yang menjerat ketiganya.

Pengungkapan kasus mafia tanah yang diduga melibatkan oknum ATR/BPN itu diharapkan dapat terus berkembang, sehingga bisa membongkar kemungkinan kasus mafia tanah lainnya termasuk di Kota Palembang dan wilayah Sumsel lainnya.

Masih banyak lagi kasus kasus mafia tanah dengan modus yang sama terjadi hampir di setiap daerah.

Sekarang ini gugus tugas reformasi agraria bersama tim Kantor ATR/BPN Kota Palembang dan Provinsi Sumsel berkoordinasi menyelesaikan 15 konflik agraria yang ada di Sumsel.

Proses pemberantasan mafia tanah di seluruh Indonesia diharapkan terus berjalan bahkan lebih gencar lagi, karena hal itu menjadi masalah terbesar bagi masyarakat dan para petani.

"Semangat pemberantas mafia tanah oleh aparat kepolisian perlu terus dipacu agar tidak cukup puas dengan pengungkapan kasus tersebut," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kasus Mafia Tanah, Perindo Harap Polisi Tak Berhenti di Penangkapan Pejabat BPN

57 tahun lalu

Kepala BPN Palembang yang Ditangkap Kasus Mafia Tanah Sering Jadi Saksi Sidang Korupsi 

57 tahun lalu

Oknum BPN Diciduk Polisi terkait Mafia Tanah, Wamen: yang Masuk Angin akan Ditindak Tegas Tanpa Pandang Bulu!

57 tahun lalu

Menteri ATR Tegaskan Tidak Toleransi Pihak yang Terlibat Mafia Tanah

57 tahun lalu

Polisi Ungkap Peran 3 Pejabat BPN terkait Mafia Tanah: Terbitkan Warkah Palsu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal