Pasien Cuci Darah di OKU Berkeluh Kesah soal Fasilitas, Ini Penjelasan BPJS Kesehatan

Widori Agustino
BPJS Kesehatan. (Foto: Ist)

BATURAJA, iNews.id – Sejumlah peserta BPJS Kesehatan yang menjadi pasien cuci darah (hemodialisis/HD) mengeluhkan kurang baiknya layanan di fasilitas kesehatan. Padahal, sejak kenaikan tarif, masyarakat berharap layanan yang diterima membaik.

Salah satunya pasien di Kabupaten OKU yang mengungkapkan tentang kurangnya pelayanan di salah satu rumah sakit di OKU. “Sudah dua pekan saya tidak bisa melakukan cuci darah," ujar Dede, pasien cuci darah.

Lebih lanjut pria ini menceritakan kisah yang terjadi saat ia akan melakukan cuci darah setelah melakukan perjalanan dari Belitang. “Saat sampai di rumah sakit ini, harapan langsung bisa dilayani ternyata tidak,” katanya.

Keluhan juga disampaikan Rakhmat Saleh, yang tidak bisa mendapatkan insulin untuk pengobatan penyakit yang ia derita. “Kejadian seperti ini sudah sering terjadi setahun belakangan ini,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa untuk mendapatkan insulin di apotik yang bekerja sama dengan BPJS harus berdebat terlebih dahulu. “Mau dapat hak saja sulit. Kadang – kadang harus berdebat, nahasnya lagi sudah capek berdebat insulin masih tak dapat,” katanya kesal.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Palembang Terima Rp668 M dari Pemprov Sumsel, Ini Peruntukkannya

57 tahun lalu

Polda Sumsel Tangkap 48 Tersangka Narkoba

57 tahun lalu

Herman Deru Dorong Setiap Ponpes di Sumsel Miliki Unit Usaha

57 tahun lalu

BPJS Kesehatan Harapkan Pemkot Tomohon Perbaiki Layanan JKN-KIS

57 tahun lalu

Kantor BPJS Kesehatan Cimahi Mendadak Lockdown, Pelayanan Terganggu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal