Biasanya seorang datu akan dipilih oleh para putra dari keturunan para penguasa maupun keturunan dari seorang bangsawan. Pejabat yang berada di bawahnya adalah petinggi yang bergelar parvvanda yang memimpin keseluruhan hulubalang dan juga bertanggung jawab dalam seluruh hal ketentaraan.
Tingkatan sosial kadatuan dalam kehidupan politik Kerajaan Sriwijaya terbagi menjadi empat tingkatan atau putra-putra. Putra daty yang utama Yuwaraja (Putra Mahkota) atau disebut juga raja muda.
Tingkatan berukitnya putra yang bergelar Pratiyuwaraja, yang dapat naik tingkat menjadi Yuwaraja. Tingkatan ketiga Raja Kumara, yang juga memiliki kesempatan naik menjadi Yuwaraja.
Tingkatan selanjutnya Rajaputra, merupakan anak datu yang tidak memiliki hak atas tahta karena merupakan anak dari selir maupun gundik.
Ada jabatan yang berasal dari orang awam yaitu senapati (panglima), nayaka (bendahara), pratiaya, hajipratiaya (tumenggung), dan dandanayaka (hakim),