Kehidupan Politik Kerajaan Sriwijaya Menganut Sistem Kadatuan

Hanna Ratih Aninditya
Salah satu prasasti Kerajaaan Sriwijaya. (Foto: Kemendikbud)

Biasanya seorang datu akan dipilih oleh para putra dari keturunan para penguasa maupun keturunan dari seorang bangsawan. Pejabat yang berada di bawahnya adalah petinggi yang bergelar parvvanda yang memimpin keseluruhan hulubalang dan juga bertanggung jawab dalam seluruh hal ketentaraan.

Tingkatan Sosial Datu

Tingkatan sosial kadatuan dalam kehidupan politik Kerajaan Sriwijaya terbagi menjadi empat tingkatan atau putra-putra. Putra daty yang utama Yuwaraja (Putra Mahkota) atau disebut juga raja muda. 

Tingkatan berukitnya putra yang bergelar Pratiyuwaraja, yang dapat naik tingkat menjadi Yuwaraja. Tingkatan ketiga Raja Kumara, yang juga memiliki kesempatan naik menjadi Yuwaraja.  

Tingkatan selanjutnya Rajaputra, merupakan anak datu yang tidak memiliki hak atas tahta karena merupakan anak dari selir maupun gundik.

Golongan Selain Datu

Ada jabatan yang berasal dari orang awam yaitu senapati (panglima), nayaka (bendahara), pratiaya, hajipratiaya (tumenggung), dan dandanayaka (hakim),

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemprov Masih Bahas, Pengusaha AKDP di Sumsel Sudah Naikkan Tarif 

57 tahun lalu

Daftar Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang 

57 tahun lalu

Menhub dan Gubernur Sumsel Bagikan Kartu Elektronik LRT Khusus Disabilitas

57 tahun lalu

Menhub dan Gubernur Sumsel Bagikan Kartu Elektronik LRT Khusus Penyandang Disabilitas

57 tahun lalu

Hotel dan Restoran di Sumsel Didorong Tingkatkan Keamanan dan Kenyamanan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal