Kasus DBD di Sumsel Turun Drastis di Tengah Pandemi Covid-19

Antara
Ilustrasi nyamuk penebar DBD. (Foto: Ist)

Dinas Kesehatan Sumatera Selatan mencatat sejak Januari hingga 18 Maret 2021 jumlah kasus DBD yang dilaporkan di 17 kabupaten dan kota total 164 kasus dengan nol kasus kematian.

Penularan DBD dilaporkan paling banyak terjadi di Ogan Komering Ulu (OKU) Timur dengan 35 kasus disusul Kota Palembang (24), PALI (23), Prabumulih (20), Banyuasin (15), dan Muara Enim (10).

Kasus penularan DBB juga dilaporkan terjadi di wilayah Musi Banyuasin (9), Ogan Ilir (7), Lubuklinggau (6), Empat Lawang (5), Ogan Komering Ilir (4), Lahat (2), Musi Rawas (2), Pagaralam (1), dan Muratara (1).

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hampir Selesai, Tol Bengkulu-Sumsel Seksi I Ditargetkan Bisa Beroperasi Tahun Ini

57 tahun lalu

Jalan Tol Bengkulu - Sumsel Seksi I Hampir Selesai

57 tahun lalu

Herman Deru Bawa Pelabuhan Tanjung Carat dalam Rakorwil Nasdem Sumsel 2021

57 tahun lalu

Ratusan Hotel di Sumsel Banting Harga hingga 50 Persen

57 tahun lalu

Lambat Penanganan, Balita di Blitar Meninggal Dunia akibat DBD 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal