Petugas juga menemukan dua koper yang diduga akan dipakai pelaku untuk membuang mayat korban. Selain itu, di kamar juga terdapat obat nyamuk, pentol korek dan minyak tanah, dinilai untuk membakar mayat korban.
"Semua benda itu diduga sebagai timer untuk membakar mayat korban. Namun obat nyamuk tersebut mati sebelum sampai pada pentol korek," ujar dia.
Diketahui, mayat wanita tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan autopsi.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, kini polisi mulai mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi di lokasi. Polisi menyebut sudah mulai menemukan titik terang mengenai pelaku.
"Pelaku sudah ada titik terang. Mudah-mudahan cepat terungkap," ujar Supriadi.