Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung stabilisasi harga karet. “Saya ikut senang, petani karet muba jadi kembali bergairah. prinsipnya pemkab muba akan terus memberi dukungan,” kata dia.
Menurut Dodi, inovasi aspal karet akan dirasakan langsung dampaknya oleh petani karet di muba, terlebih inovasi ini tidak hanya menjadi proyek percontohan di Indonesia.
Sementara itu berdasarkan data Dinas Perkebunan Sumatra Selatan (Disbun Sumsel), harga karet di provinsi itu memang melonjak signifikan.
Untuk harga jumat, 26 Februari 2021, kadar karet kering (K3) 100 persen sudah dibanderol Rp24.008 per kg. Sementara K3 70 persen menyentuh Rp16.806 per kg dan untuk kadar 60 persen senilai Rp14.405 per kg.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil (P2HP) Disbun Sumsel Rudi Arpian, menjelaskan kondisi industri karet awal 2021 mendapatkan berkah pemulihan ekonomi dari pandemi Covid-19.
“Seiring banyaknya permintaan karet alam, pasokan karet alam pun turun akibat belum pulihnya produksi karet alam di negara negara yang terdampak penyakit gugur daun karet (GDK),” kata dia.