Jelang Nataru, Pemkot-BPOM Tingkatkan Pengawasan Pangan Berbahaya di Palembang

Antara
Pemkot Palembang bersama BPOM terus meningkatkan pengawasan untuk mencegah pangan berbahaya beredar terutama menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. (Foto: Ilustrasi/ist)

PALEMBANG, iNews.id - Pemerintah Kota Palembang bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) meningkatkan pengawasan pangan yang mengandung bahan kimia berbahaya. Pengawasan ditingkatkan untuk mencegah beredarnya pangan berbahaya jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2022. 

"Peningkatan pengawasan pangan berbahaya tersebut dilakukan untuk melindungi warga kota dari bahan makanan yang mengandung zat kimia berbahaya, seperti boraks, formalin dan pewarna tekstil," kata Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda, Rabu (24/11/2021).

Dia menjelaskan pengawasan pangan berbahaya terus ditingkatkan karena terbukti efektif mencegah beredarnya makanan dan minuman yang mengandung bahan kimia berbahaya bagi kesehatan masyarakat.

"Peningkatan pengawasan produk pangan perlu dilakukan untuk memberikan perlindungan maksimal kepada warga kota dari produsen dan pedagang nakal yang tidak memikirkan kesehatan konsumennya," ujarnya.

Menghadapi Hari Natal dan Tahun Baru 2022 sekitar satu bulan lagi kegiatan pengawasan lebih ditingkatkan karena berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, tim lapangan sering menemukan produk pangan tidak layak konsumsi, kedaluwarsa, mengandung formalin, pewarna tekstil serta tidak memiliki izin edar di pasar tradisional dan pasar modern/swalayan.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nihil Kasus Aktif, 2 Kabupaten di Sumsel Zona Hijau Covid-19

57 tahun lalu

Industri di Sumsel Bakal Dikenakan Pajak Bahan Bakar Mesin

57 tahun lalu

Sejumlah Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan, Ini Daftarnya

57 tahun lalu

Sumsel Terima 3 Aset Sekaligus dari Kementerian PUPR, Apa Saja?

57 tahun lalu

Kasus Covid-19 Bertambah 394 Sehari, Sumsel 3 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal