Intelijen Inggris Sebut Rusia Mulai Kehabisan Tenaga Dalam Perang Ukraina 

Susi Susanti
Rusia disebutkan akan kehabisan tenaga dan Ukraina memiliki waktu untuk membalas. (Foto: Ilustrasi/Ist)

RUSIA, iNews.id – Kepala dinas intelijen luar negeri Inggris (MI6) Richard Moore mengatakan Rusia akan berjuang untuk mempertahankan kampanye militernya dan Ukraina mungkin dapat membalas. Dia menyebut Rusia akan kehabisan tenaga. 

Moore mengatakan Rusia telah melihat "kegagalan epik" dalam tujuan awalnya menurunkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, menguasai Kyiv dan menabur perpecahan di Barat.

Dia berbicara di Forum Keamanan Aspen, dalam penampilan publik yang langka. Dia menyebut invasi itu tindakan agresi yang paling mengerikan di Eropa sejak Perang Dunia Kedua.

Dia mengatakan keuntungan Rusia baru-baru ini "kecil" dan bahwa Rusia "akan kehabisan tenaga".

"Penilaian kami adalah bahwa Rusia akan semakin sulit menemukan tenaga kerja dan material selama beberapa minggu ke depan," terangnya dalam konferensi di Colorado.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Dirumorkan Sakit Dirawat Intensif di RS, Zelensky: Rusia Bikin Banyak Berita Palsu

57 tahun lalu

Ketua DPR AS Telepon Menlu Blinken, Desak Masukkan Rusia sebagai Negara Sponsor Terorisme

57 tahun lalu

Rusia Minta Badan Yahudi Angkat Kaki, Ada Apa?

57 tahun lalu

Pipa Nord Stream 1 Kembali Alirkan Gas dari Rusia ke Eropa setelah Berhenti 10 Hari

57 tahun lalu

Roket HIMARS Bantuan AS Bikin Rusia Kocar-Kacir: Zelensky: Kami Pasti Kalahkan Penjajah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal