Ini Alasan Stok Gula Pasir di Sumsel Tipis

Antara
Gula Pasir (Okezone)

PALEMBANG, iNews.id - Stok gula di gudang Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumatera Selatan (Sumsel) hanya tersisa sekitar 9,6 ton. Stok 9,6 ton tersebut termasuk sedikit karena dalam kondisi normal gudang Bulog Sumsel mampu menyediakan stok gula hingga ribuan ton.

Wakil Pimpinan Bulog Divre Sumsel-Babel, Yudi Wijaya mengatakan, tipisanya stok gula disebabkan pabrik-pabrik gula yang biasa diserap Bulog Sumsel belum memasuki musim giling.

"Belum ada panen tebu. Biasanya panen itu di Juli, setelah musim panen itu stok bisa normal lagi," kata Yudi kepada wartawan, Kamis (12/3/2020).

Lebih lanjut Yudi mengatakan, tipisnya stok yang ada saat ini akan ditambah dari kuota impor gula sebanyak 29.800 ton dari Kementerian Perdagangan. Jumlah itu nantinya akan dibagi ke seluruh Indonesia.

"Kami akan berkoordinasi dengan Pemkot Palembang terkait stok gula ini, mungkin kami minta pemenuhan stok untuk tiga bulan ke depan," katanya.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis! Anak dan Cucu Bunuh Nenek 87 Tahun di Muara Enim Sumsel

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang OKU Timur Sumsel, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Brutal! Anak Bacok Kepala Ayah Kandung di Lubuklinggau Pakai Parang

57 tahun lalu

Menko PMK Sebut Kerumunan di Gudang Bulog Sibolga Bukan Penjarahan

57 tahun lalu

Bulog Ambil Langkah Cepat Usai Viral Gudang di Sibolga Dijarah Korban Banjir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal