Gula di Gudang Bulog Sumsel Tersisa 9,6 Ton, Hanya Cukup hingga Akhir Maret

Antara
Gula Pasir (Antara)

PALEMBANG, iNews.id - Stok gula di gudang Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) Sumatera Selatan (Sumsel) hanya tersisa sekitar 9,6 ton. Jumlah itu diklaim mencukupi kebutuhan masyarakat di Kota Palembang hingga akhir Maret 2020.

Wakil Pimpinan Bulog Divre Sumsel-Babel, Yudi Wijaya mengatakan, stok 9,6 ton tersebut hanya bisa dibeli oleh masyarakat. Artinya, Bulog tidak akan memasok gula ke distributor.

"Jika tidak kami hentikan, nanti stoknya cepat habis dan masyarakat tidak kebagian," kata Yudi di Gudang Bulog Sumsel, Kamis (12/3/2020).

Yudi menambahkan, setok 9,6 ton tersebut termasuk sedikit karena dalam kondisi normal gudang Bulog Sumsel mampu menyediakan stok gula hingga ribuan ton.

Akibatnya gula di minimarket, supermarket, dan pasar-pasar tradisional di Kota Palembang terpantau menipis serta mengalami kenaikan hingga Rp16.000 per kilogram.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sadis! Anak dan Cucu Bunuh Nenek 87 Tahun di Muara Enim Sumsel

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang OKU Timur Sumsel, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Brutal! Anak Bacok Kepala Ayah Kandung di Lubuklinggau Pakai Parang

57 tahun lalu

Menko PMK Sebut Kerumunan di Gudang Bulog Sibolga Bukan Penjarahan

57 tahun lalu

Bulog Ambil Langkah Cepat Usai Viral Gudang di Sibolga Dijarah Korban Banjir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal