“Tersangka menganiaya anak tirinya sendiri saat sedang menyetrika pakaian, lalu korban masuk untuk mengganti pakaian sehabis pulang sekolah.
Tersangka langsung menempelkan setrika ke tubuh korban pada bagian lengan kanan, kiri dan kaki kanan korban,” ujarnya.
Kepada petugas, tersangka N mengaku khilaf dan terbawa emosi mendengar korban meminta uang saat pulang sekolah. “Saya khilaf, emosi, pak. Ayah dia tidak kasih uang untuk membayar angsuran tagihan bank,” katanya.