Harga Pupuk dan Racun Hama Naik, Petani di Pagaralam Menjerit

Dede Febriansyah
Petani di Pagaralam mengeluh harga pupuk naik. (Foto: Ist)

Menurutnya, meskipun pupuk subsidi masih tersedia namun kualitasnya berbeda dengan pupuk non ubsidi, sehingga jika ingin hasil panen banyak maka petani harus banyak menggunakan pupuk non subsidi.

"Untuk mendapatkan pupuk bersubsidi kami harus melengkapi sejumlah persyaratan dahulu dan jumlahnya pun dibatasi," ucap Slamet.

Dengan kondisi tersebut, para petani berharap agar pemerintah bisa memberikan solusi sehingga para petani bisa mendapatkan pupuk non subsidi dengan harga normal kembali.

Sementara itu, Kasi Pupuk Dinas Pertanian Pagaralam Piter membenarkan pupuk non subsidi saat ini sedang mengalami kenaikkan. Meskipun demikian, harusnya tidak menghalangi petani untuk mengelola lahan mereka karena ada pupuk subsidi.

"Jika pupuk non subsidi mengalami kenaikkan itu sudah dari pabriknya. Namun petani bisa menggunakan pupuk bersubsidi yang harganya lebih terjangkau. Namun untuk bisa mendapatkan pupuk bersubsidi para petani harus membuat kelompok tani," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Potensi Pasar Syariah di Sumsel Belum Tergarap, Herman Deru: Harusnya Kita Malu

57 tahun lalu

Kasus Baru Covid-19 di Sumsel Bertambah 313 Orang

57 tahun lalu

Operasi Keselamatan Musi 2022, Polda Sumsel Sebar 600 Personel

57 tahun lalu

Berantas Narkoba, Polda Sumsel Tangkap 51 Tersangka Sabu hingga Ekstasi

57 tahun lalu

Jumlah Daerah Level 3 PPKM di Sumsel Bertambah, Ini Rinciannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal