Hanya 9 Orang, Tim Pemakaman Pasien Covid-19 di OKU Kurang Personel

Antara
Petugas pemakaman pasien Covid-19 (Sindonews)

Darman mendesak agar Pemkab OKU melalui dinas terkait melakukan penambahan personel agar proses pemakaman jenazah Covid-19 berjalan maksimal.

"Sedangkan angka kematian terus meningkat. Jadi kami minta penambahan personel," kata dia.

Selain itu, pihaknya juga meminta tambahan pakaian Alat Pelindung Diri (APD) sebagai cadangan untuk digunakan saat memakamkan jenazah yang terpapar virus corona.

Sementara itu, Kasi Pemakaman Covid-19 Dinas Sosial Kabupaten OKU, Yusiwan secara terpisah mengaku keterlambatan proses pemakaman jenazah beberapa waktu lalu terjadi karena meningkatkan kasus kematian sehingga ada jeda waktu bagi petugas untuk memakamkan pasien yang terpapar virus corona.

"Jadi, untuk petugas pemakaman tidak kurang. Hanya saja beberapa hari terakhir memang terjadi lonjakan kasus meninggal dunia sehingga ada jeda proses pemakaman jenazah," kata Yusiwan.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penembak Mati Remaja di OKI Ditangkap, Polisi Sita Revolver

57 tahun lalu

Menegangkan! Penangkapan Bandar Narkoba di OKU, Polisi Ditikam

57 tahun lalu

Sadis! Anak dan Cucu Bunuh Nenek 87 Tahun di Muara Enim Sumsel

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang OKU Timur Sumsel, Cek Kekuatan Magnitudonya!

57 tahun lalu

Isak Tangis Iringi Pemakaman Staf RSCM Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Timur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal