Hadapi Covid-19, Warga Korut Diperintahkan Berkumur Air Garam 2 Kali Sehari

Syarifudin
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un. (Foto: Ist)

Dia mengatakan, "Pertama takut dengan Covid, tetapi ternyata bukan masalah besar setelah mengikuti saran dokter.” 

Korea Utara tampaknya menghadapi krisis Covid-19 yang berpotensi menimbulkan bencana, mengingat kemampuan pengujian negara yang terbatas, sistem perawatan kesehatan yang buruk, dan fakta bahwa penduduknya tidak divaksinasi. 

Negara ini hanya satu dari dua negara, selain Eritrea, yang telah menolak inisiatif berbagi vaksin global.

Hingga Selasa pekan lalu, negara tertutup itu telah mencatat lebih dari 1,7 juta kasus "demam" dan 62 kematian karenanya, menurut outlet media pemerintah Korean Central News Agency (KCNA). 

Menurut BBC, Korea Utara belum menyebut wabah "demam" ini sebagai COVID-19, karena kemampuan pengujian yang buruk telah menghambat kemampuannya mendiagnosis kasus virus itu. 

Para ahli telah memperingatkan jumlah aktual infeksi Covid di negara itu kemungkinan jauh lebih tinggi daripada angka yang dilaporkan. Sabtu lalu, Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengatakan wabah Covid di negara itu adalah "kekacauan" paling signifikan sejak Korut berdiri pada 1948.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ribuan Warganya Kena Covid-19, Korut Tetap Akan Uji Rudal Balistik Antarbenua

57 tahun lalu

WHO Khawatir Wabah Covid di Korut Munculkan Varian Baru, Ini Alasannya

57 tahun lalu

Wabah Covid-19 Sedang Parah, Korut Bakal Uji Coba Rudal Balistik Antarbenua

57 tahun lalu

Kim Jong Un Marah-Marah, Sebut Para Pejabat Korut Tak Becus Tangani Covid

57 tahun lalu

Kim Jong Un Kerahkan Tentara Korut Lawan Virus Corona, Penderita Nyaris 1,5 Juta Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal