Namun dia mengatakan pembukaan kembali tempat wisata religi tersebut harus tetap mengikuti protokol kesehatan Covid-19. Tujuannya untuk memutus rantai penyebaran virus corona.
"Itu penting karena dalam normal baru sekarang ini protokol kesehatan harus tetap diutamakan," kata Gubernur Herman Deru.
Pembukaan wisata religi juga, kata dia, ditujukan untuk menggerakkan roda perekonomian selama masa pandemi. Quran Raksasa itu, kata dia, merupakan hasil karya Wong Kito yang tidak hanya menjadi alternatif tujuan wisata warga lokal tetapi juga mancanegara.
Quran Raksasa dipahat di permukaan kayu Trembesi berukuran panjang 177 sentimeter dengan lebar 140 sentimeter dan ketebalan 2,5 sentimeter.