Genjot Pendapatan, LRT Sumsel Tawarkan Kerja Sama Pemanfaatan Stasiun

Dede Febriansyah
LRT Palembang tawarkan kerja sama pemanfaatan aset seperti stasiun kepada pihak ketiga. (Foto: Dede F)

Menurutnya, saat ini pendapatan LRT Sumsel masih bersumber dari tiket penumpang. Sementara untuk tiket LRT masih mendapat subsidi dari pemerintah pusat karena masuk dalam kategori tarif kereta perintis.

Gali menjelaskan, tarif LRT masih dipatok senilai Rp5.000 antar stasiun, dan Rp10.000 untuk perjalanan dari dan ke Stasiun Bandara SMB II Palembang. Oleh karena itu, jika pihaknya bisa menggenjot pendapatan di luar bisnis utama LRT Sumsel maka ada potensi untuk mengurangi subsidi.

"LRT Sumsel masih mendapatkan subsidi senilai Rp119 miliar dari APBN 2022. Subsidi tersebut digunakan untuk operasional dan perawatan LRT," katanya.

Meskipun begitu, kata Galih, pemerintah di negara maju sekali pun masih harus turun tangan untuk mengatasi kemacetan dengan mensubsidi moda transportasi massal, seperti kereta. "Nilai kemacetan itu sangat besar jika dihitung, makanya pemerintah pusat masih terus melakukan subsidi," katanya.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Antisipasi Lonjakan Covid-19 Jelang Nataru, Palembang Siapkan 18 Rumah Sakit

57 tahun lalu

Tertangkap di Hotel Berbintang, Ini 2 Pria Pemasok Utama Sabu di Palembang

57 tahun lalu

Waspada, Palembang dan Sekitarnya Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang

57 tahun lalu

Kebiasan Buruk Pisau di Pinggang, Remaja Palembang Ini Ditangkap Polisi

57 tahun lalu

Bobol Kontrakan, 3 Pria Warga Rumah Susun Palembang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal