Selain ditemukan dengan kaki dan tangan terikat, kata Herly, pada mayat tersebut juga terdapat luka bolong pada bagian bawah ketiak sebelah kiri dan tubuh sudah dipenuhi ulat.
"Pelajar itupun langsung memberitahukan kepada neneknya Abdulah Sani. Setelah itu memberitahukan kepada Marhun selaku Kadus III Desa Tanjung Terang, dan memberitahukan ke Polsek Gunung Megang," ucapnya.
Atas laporan tersebut, Kapolsek Gunung Megang AKP Herly Setiawan bersama Kasat Reskrim AKP Widhi Andika Pratama menuju ke lokasi dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selanjutnya, mayat tersebut langsung dibawa ke RSUD dr HM Rabain Muara Enim untuk dilakukan visum.
Sementara itu, AKP Widhi Andika Pratama mengatakan, setelah melalui pemeriksaan sidik jari menggunakan alat Mobile Automated Multi- Biometric Identification System (Mambis), identitas mayat diketahui bernama Redi Iskandar (45), warga Jalan Mayjen Yusuf Singadekane, Kecamatan Kertapati, Kota Palembang.
"Dengan telah terungkapnya identitas korban, selanjutnya kita akan berkoordinasi dengan Polsek Kertapati untuk mengungkap motif tersebut," katanya.