Penurunan permintaan dari luar negeri telah membuat harga di tingkat petani semakin anjlok. Harga rata-rata karet pada Maret 2020 yang sebesar Rp14.809 per kg untuk KKK (kadar karet kering) 100% merupakan titik terendah sejak awal tahun ini.
Saat ini harga yang diterima petani melalui mekanisme lelang di unit pengolahan dan pemasaran bahan olah karet (UPPB) mencapai Rp7.200 per kg. Harga tersebut untuk KKK sekitar 70%.
Harga lelang tersebut masih lebih baik jika petani menjual langsung ke pengepul yang hanya berkisar Rp6.000 per kg.
“Petani karet kami imbau untuk bertahan di situasi sulit ini karena pemerintah menyiapkan bantuan langsung baik melalui dinas sosial dengan jaring pengaman sosialnya, maupun kebijakan realokasi APBD dan APBN,” kata dia.