Dunia Sedang Khawatir, Pakar Ini Malah Yakin Omicron Bisa Bantu Akhiri Pandemi

Esnoe Faqih Wardhana
Pakar Kesehatan Denmark meyakini varian Omicron bisa mengakhiri pandemi. (Foto: Ilustrasi/Ist)

KOPENHAGEN, iNews.id - Banyak negara termasuk Indonesia menyiapkan langkah antisipasi karena khawatirkan dengan lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron. Namun berbeda disampaikan pakar kesehatan ini, yang malah meyakini varian Omicron bisa membantu mengakhiri pandemi.

Menurutnya, kehidupan normal dapat kembali dirasakan masyarakat dunia hanya dalam dua bulan mendatang. 
Tyra Grove Krause, Kepala Ahli epidemiologi di Institut Serum Negara Denmark, mengatakan, dia memperkirakan lonjakan kasus baru varian ini akan mencapai puncaknya pada akhir bulan ini. Berbicara kepada penyiar TV2, Krause mengatakan, sebuah studi baru dari organisasi menemukan risiko rawat inap dari varian baru adalah setengah dari yang terlihat dengan varian Delta.

Dia mengatakan, data baru telah memberi pihak berwenang harapan bahwa pandemi di Denmark dapat berakhir hanya dalam dua bulan dan kehidupan normal dapat segera kembali. "Saya pikir kita akan memilikinya dalam dua bulan ke depan, dan kemudian saya berharap infeksi akan mulai mereda dan kita mendapatkan kehidupan normal kita kembali," kata Krause, seperti dikutip dari The Sun.co.uk, 

Senin (3/1/2022). Keyakinan itu datang setelah serangkaian studi yang sangat positif menunjukkan Omicron lebih ringan daripada jenis lainnya, dengan laporan resmi Inggris pertama yang mengungkapkan risiko rawat inap adalah 50 hingga 70 persen lebih rendah dibandingkan dengan Delta.

Tetapi, Krause menekankan, masih ada pekerjaan yang harus dilakukan untuk mengalahkan pandemi dalam beberapa bulan mendatang. Tingkat kasus rata-rata tujuh hari Denmark saat ini adalah 20.886, atau 3.592,74 per juta orang, menurut data terbaru. 

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemenkes Sebut Mayoritas Penderita Omicron Bergejala Ringan

57 tahun lalu

Cegah Omicron Meluas, Satgas Covid-19 Pastikan Pantau Akurasi Alat Diagnostik

57 tahun lalu

Dinkes Sumsel Pastikan Belum Temukan Kejadian Berat Ikutan usai Vaksinasi Covid-19

57 tahun lalu

Termasuk Sumsel, Sejumlah Wilayah Berpotesi Dilanda Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan

57 tahun lalu

Kasus Covid-19 Bertambah 299 Sehari, Segini dari Sumsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal