Manager Senior Manajemen Proyek SKK Migas Noezran Azwar mengatakan, SP Beringin A yang mulai dibangun oleh tim dari Elnusa sejak Februari 2020 itu, saat ini sudah dapat dimanfaatkan sesuai jadwal.
Ia mengaku, meski ada beberapa hambatan pembangunan dampak pandemi Covid-19, namun pada proses pembangunan telah tercapai jam kerja selamat 1.088.204 jam per tanggal 17 Mei 2022 dan tanpa ada satu pun lost time incident (LTI).
"Sehingga patut diapresiasi perjuangan semua pihak terkait, khususnya tim pembangunan dari Elnusa yang bisa menyelesaikan tepat waktu meski kondisi berat karena Covid-19 dan keterbatasan lainnya," katanya.
Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Sumatera Bagian Selatan Anggono Mahendrawan menyampaikan, kemampuan SP Beringin A dalam meningkatkan kapasitas produksi minyak dan gas hingga mencapai 15 MMSCFD dan 382 BPD kondensat itu sejalan dengan upaya mencapai target produksi nasional pada komoditas itu.
Pihaknya menargetkan produksi minyak dan gas nasional tersebut sebanyak 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 BSCFD untuk gas yang bakal dicapai pada tahun 2030 mendatang.
"Jadi sekali lagi untuk mendukung ketahanan energi nasional. Kami berharap Pertamina terus berinovasi, melalukan efisiensi, dan meningkatkan kualitas manajemen pengelolaan proyek, diiringi dengan kompetensi peningkatan sumber daya manusia, dan keteknikan yang tetap memprioritaskan keselamatan kerja,” katanya.