Dosen yang Sodomi Anak Jalanan di Palembang Akhirnya Dipecat

Guntur
Ketua Bidang Humas dan Komunikasi Universitas Katolik Musi Charitas Palembang, Agustinus Riyanto (Guntur/iNews)

PALEMBANG, iNews.id - Universitas Katolik Musi Charitas Palembang akhirnya memecat Reginaldus Kristoforus alias RK (43). Dosen itu dipecat karena tertangkap tangan berbuat mesum atau menyodomi anak jalanan. Saat ini, RK sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi.

Ketua Bidang Humas dan Komunikasi Universitas Katolik Musi Charitas Palembang, Agustinus Riyanto mengatakan, sebelum melakukan pemecatan, pihak kampus telah mengamati kasusnya dari pemberitaan yang berkembang di media massa.

"Atas tindak kejahatan yang terjadi di luar kampus, kami tidak ditoleransi. Per tanggal 15 Agustus Yayasan Musi Palembang membuat keputusan tegas, yang bersangkutan dinonaktifkan sebagai dosen dengan semua jabatan yang melekat secara tidak hormat," kata Agustinus, Selasa (18/8/2020).

Reginaldus Kristoforus alias RK (43), dosen yang melakukan sodomi terhadap anak jalanan (Guntur/iNews)

Agus menambahkan, RK tercatat sebagai dosen tetap di kampus itu sejak 2003. Bahkan dia sempat menjabat sebagai dekan Sains dan Teknologi di salah satu fakultas selama beberapa tahun.

"Yang bersangkutan dan dosen dan pernah menjadi dekan," katanya.

Seperti diketahui, RK ditangkap tim Hunter Polrestabes Palembang saat melakukan patroli di sekitar Jakabaring Palembang, Jumat dinihari (14/8/2020). Saat itu, melihat korban bersama seorang anak laki-laki yang duduk di pahanya.

Saat akan diperiksa, pelaku panik dan berusaha kabur. Petugas pun mengejar, setelah ditangkap, pelaku diduga melakukan perbuatan mesum.

Usai diperiksa, pelaku mengakui berbuat mesum terhadap anak jalanan. RK juga mengaku sudah melakukan perbuatan mesum terhadap tiga anak jalanan.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tampang Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan yang Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan Ditangkap, Diduga Cabuli Puluhan Santriwati

57 tahun lalu

Guru Ngaji di Klaten Cabuli 2 Putri Kandung Sekaligus, Terungkap dari Diary Korban

57 tahun lalu

Aksi Bejat Oknum Kiai di Jepara Cabuli Santriwati Terbongkar dari Chat WA

57 tahun lalu

Sadis! Anak dan Cucu Bunuh Nenek 87 Tahun di Muara Enim Sumsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal