Ditembak karena Mencuri, Mantan Polisi Ini Minta Maaf Cemarkan Nama Polri

Dede Febriansyah
Arif mantan polisi dan temannya ditembak karena melawan saat hendak ditangkap kasus pencurian mobil. (Foto: Ist)

PALEMBANG, iNews.id - Arif Rahman (38) mantan polisi yang ditangkap dan ditembak karena mencuri mobil dan motor hanya bisa meringis kesakitan. Arif meminta maaf karena telah mencemarkan institusi Polri dengan tindakannya.

Arif merupakan mantan polisi yang ditangkap dalam kasus pencurian mobil dan motor bersama temannya Novansyah Hardianto (28). Arif dan Novansyah juga ditembak karena melawan saat ditangkap.

Arif Rahman mengaku menyesali perbuatanya yang telah melakukan aksi kejahatan. Apalagi dirinya merupakan mantan Polri yang tentunya mencoreng nama baik polisi.

"Karena tindakan saya ini sudah mencoreng nama baik Polri, saya minta maaf. Saya siap bertanggung jawab atas perbuatan saya ini," ujarnya di Polda Sumsel, Jumat (19/8/2022).

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Agus Prihadinika mengatakan, Arif merupakan warga Jalan Merdeka Cidawang Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur. Sementara temannya, Novansyah, warga Terukis Baru Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sumsel Masuk Wilayah Berpotensi Hujan saat Kemarau, Ini Penjelasan BMKG

57 tahun lalu

Sumsel Kembali Masuk 10 Provinsi Penyumbang Kasus Covid-19 Terbanyak Hari Ini

57 tahun lalu

Sumsel Masuk 10 Provinsi dengan Penambahan Kasus Covid-19 Terbanyak 

57 tahun lalu

Sumsel Usulkan 500.000 Vaksin Penyakit Mulut dan Kuku

57 tahun lalu

Sumsel Siaga Karhutla, Ribuan Personel Dikerahkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal