Saat kejadian tersebut puluhan warga ramai di lokasi, dan sejumlah ibu rumah tangga bahkan sempat panik dan ketakutan usai mendengar suara letusan beberapa kali.
Humas PT Buluh Cawang Plantation Mulyadi saat dihubungi melalui ponsel menjelaskan bahwa penembakan yang dilakukan oleh beberapa oknum pengamanan tersebut sudah sesuai prosedur.
Pihak perusahaan beralasan bahwa selama ini sudah sering terjadi aksi pencurian buah sawit yang dilakukan oleh warga. "Tim pengamanan melakukan tindakan refresif untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan," ujar Mulyadi.
Warga yang berada di dalam mobil pikap saat kejadian berencana melaporkannya ke Propam Polda Sumsel untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.