Menurutnya, jalan tersebut merupakan akses kabupaten yang menunjang aktivitas penduduk kedua desa. Masyarakat memanfaatkannya untuk aktivitas perkebunan hingga sekolah.
"Masyarakat dari Desa Baturaja Baru banyak menggunakan untuk akses ke perkebunan. Sebaliknya warga Desa Sugiwaras banyak menggunakan untuk pergi ke sekolah," katanya.
Kapolsek Tebing Tinggi, AKP Fauzi Saleh mengatakan, ada jalur alternatif menuju Tebing Tinggi, meski letaknya cukup jauh yang membuat masyarakat harus memutar arah.
"Kami mengimbau masyarakat untuk hati-hati jika harus melewati jalan tersebut," kata Kapolsek.