OKU SELATAN, iNews.id - Petani di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS), Sumatera Selatan tertarik menanam jahe karena harganya terus merangkak naik di tengah pandemi Covid-19. Harga jahe saat ini telah mencapai Rp20.000/kg dari sebelumnya hanya Rp10.000/kg.
Seperti diungkapkan T Puji Santoso (45), petani asal Desa Sinar Napalan, Kecamatan Buay Pemaca. Dia mengatakan, harga jahe mengalami peningkatan cukup signifikan dalam dua bulan terakhir sehingga sekarang banyak petani yang menanam jahe.
“Dari Rp10.000/Kg menjadi Rp20.000/Kg. Sekarang banyak yang nanam jahe di desa kami karena harga sedang bagus,” katanya, Jumat (6/11/2020).
Dia mengatakan, di tengah pandemi Covid-19, hanya jahe dan karet yang mengalami kenaikan harga. Sementara untuk komoditas lain seperti cabai, kopi, sawit, lada, kakao dan jenis sayuran lainnya relatif tidak berbeda dengan tahun lalu.
“Cabai harganya berubah-ubah tergantung cuaca, biasa itu. Kalo kopi, sama seperti tahun lalu stabil Rp17.000/Kg, hanya karet saja bergerak naik dari Rp4.500/Kg (masa pengeringan 1 minggu) menjadi Rp6.500/Kg,” kata petani yang tergabung dalam kelompok tani Sumber Rezeki ini.