Demo Protes Kenaikan Harga BBM di Palembang Diwarnai Tembakan Gas Air Mata

Dede Febriansyah
Demonstrasi mahasiswa di Palembang berlangsung ricuh, Kamis (8/9/2022). (Foto: Dede F)

PALEMBANG, iNews.id - Demonstrasi mahasiswa menolak kenaikan harga BBM di depan gedung DPRD Sumsel di Palembang berujung ricuh, Kamis (8/9/2022). Polisi menembakkan water canon dan gas air mata untuk membubarkan massa yang terdiri dari mahasiswa hingga sopir ojek online.

Tidak hanya sekali, demo yang telah berlangsung sejak pagi tersebut telah menimbulkan kericuhan setidaknya dua kali. Kericuhan terjadi lantaran negoisasi antara massa dengan Ketua DPRD Sumatra Selatan (Sumsel) tidak menemui kata sepakat.

Pantauan di lapangan, massa demonstran merasa tidak puas dengan pernyataan Ketua DPRD Sumsel, Anita Noeringhati, karena menolak menyampaikan aspirasi ke pemerintah pusat.

Ribuan massa yang memenuhi kawasan Simpang 5 DPRD Sumsel melakukan pembakaran terhadap apa saja yang tersedia, di antaranya banner, kertas dan botol plastik bekas yang disulut dengan minyak dan api.

"Kami minta para mahasiswa untuk mematikan api. Jangan ada api di barisan. Kami peringatkan sekali lagi," bentak polisi dari dalam mobil komando.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jelang Demo Mahasiswa, Kawasan Gedung DPRD Sumsel Dipasang Kawat Berduri

57 tahun lalu

Getaran Gempa Magnitudo 5,1 di Kaur Dirasakan hingga OKU Sumsel

57 tahun lalu

KPK Usut Kasus Baru di Sumsel Diduga terkait BUMD Pemprov 

57 tahun lalu

Terungkap, 149 Gay di Sumsel Positif HIV/AIDS Sepanjang 2022

57 tahun lalu

PUPR Siapkan Anggaran untuk Lanjutkan Bendungan Tiga Dihaji Sumsel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal