Pasien itu merupakan satu dari dua pasien dalam pengawasan (PDP) corona yang meninggal beberap ahari yang lalu.
Sementara satu orang lainnya yang juga PDP dan meninggal merupakan warga Prabumulih berusia 53 tahun dan berprofesi sebagai tenaga kesehatan di salah satu Rumah Sakit milik pemerintah daerah di Sumsel.
Namun, hingga kini hasil tes milik PDP asal Prabumulih tersebut belum keluar dari Balai Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan.