Dampak Virus Korona, Ekspor Karet dan Kelapa Sawit Sumsel Lesu

Antara
Petugas medis mengenakan pakaian lengkap bersiap mengevakuasi korban terjangkit virus korona di Wuhan, China, Sabtu (25/1/2020). (Foto: AFP).

Sama halnya dengan komoditas sawit yakni terjadi penurunan harga tender Kantor Bersama Komoditas sebesar 10 persen dari Rp9.400 menjadi Rp8.400 pada pekan ini.

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia Provinsi Sumatera Selatan menilai penurunan harga kelapa sawit sejak dua pekan lalu hanya bersifat sementara karena dipengaruhi sentimen negatif atas merebaknya virus corona.

Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Sumsel Alex Sugiarto mengatakan, para pengusaha berkeyakinan bahwa setelah virus ini tertanggulangi maka harga sawit akan reborn kembali.

"Ini bersifat sementara, karena diakui saat ini perekonomian China sedang lumpuh akibat banyak kota diisolasi. Sementara di sisi lain, China menjadi tujuan ekspor terbesar negara-negara penghasil sawit," kata Alex.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Begal Sadis Tewaskan Penjaga Kebun Sawit di Pelalawan Diburu Polisi

57 tahun lalu

Dramatis Pelarian Pencuri Sawit di Labuhan Batu, Babak Belur saat Ditangkap Warga

57 tahun lalu

Perusahaan Besar Kelapa Sawit Ditetapkan Tersangka Kasus Perusakan Lingkungan di Pelalawan

57 tahun lalu

Sadis! Anak dan Cucu Bunuh Nenek 87 Tahun di Muara Enim Sumsel

57 tahun lalu

Gempa Hari Ini Guncang OKU Timur Sumsel, Cek Kekuatan Magnitudonya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal