Daftar Museum di Sumatera Selatan, Nomor 4 Namanya Bikin Merinding 

berli
Museum Negeri Sumatera Selatan menyimpan banyak koleksi di antaranya kayu bekas kapal Kerajaan Sriwijaya. (Foto: Ahma Syaiful)

Pengunjung Monpera akan disajikan koleksi yang terdiri atas teknologika, numismatika, seni rupa, historika, dan infografik. Koleksi yang ditampilkan terdiri dari senjata, uang lama, gambar, foto, patung pahlawaan, dan baju dinas para pahlawan.

3. Museum Sriwijaya/Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS)

Museum di Sumatera Selatan ketiga Museum Sriwijaya atau dikenal Taman Purbakala Kerajaan Sriwijaya (TPKS). Museum ini terletak di Jalan Syakhyakirti, Karang Anyar, Gandus, Kota Palembang.

Sesuai namanya, museum ini didirikan sebagai pusat informasi Kerajaan Sriwijaya yang menceritakan sisa-sisa Kerajaan Sriwijaya melalui peninggalannya. Terdapat koleksi mulai dari arca, stupa, hingga kapal yang berukuran 8,2 m. 

Selain itu, di bagian depan dan samping museum terdapat kanal-kanal yang terhubung dengan Sungai Musi yang disebutkan tempat bersandar kapal petinggi dan armada tempur Kerajaan Sriwijaya. 

Museum ini memiliki arca bernafaskan hindu, sementara Sriwijaya adalah kerajaan bernafas Buddha, sehingga ini menunjukkan bahwa pada masa lalu Sriwijaya memiliki toleransi yang tinggi. Saat ini kepemilikan museum dipegang oleh Pemprov Sumsel. 

4. Museum Si Pahit Lidah

Museum di Sumatera Selatan satu ini sedikit menyeramkan yakni Museum Si Pahit Lidah, tokoh sakti dalam legenda masyarakat Sumsel. Dalam legendanya, Si Pahit Lidah pria yang sakti dan ucapannya menjadi kutukan atau pasti akan terjadi. 

Karena, batu atau bukti yang menyerupai sesuatu di Sumsel dianggap mahluk hidup yang dikutuk oleh Si Pahit Lidah. Tapi tak perlu takut, karena koleksi bukan tentang kutukan atau sumpah.  

Museum Si Pahit Lidah merupakan museum purbakala pertama di Sumsel. Pada museum di Semidang Aji, Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), 
menyiapkan koleksi purbakala berupa artefak yang didapat dari penggalian di sekitar Gua Putri dan Gua Harimau. Selain itu, juga terdapat koleksi yang berkaitan dengan sejarah Sumsel. 

Museum Si Pahit Lidah di Kabupaten OKU. (Foto: Kemendikbud)

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Penampakan Artefak Kuno Abad 13 Ditemukan di Hutan Tritik Nganjuk

57 tahun lalu

Padamkan Kebakaran di Museum Tanah Liat Bantul, Petugas Dikejutkan Sesosok Mayat Hangus

57 tahun lalu

Gratis, Museum Topeng Cirebon Miliki Ratusan Koleksi sejak Abad ke-15

57 tahun lalu

Jejak Kerajaan Panai di Tanah Sumatra, Kaya Akan Emas dan Hasil Alam

57 tahun lalu

Sejarah Candi Borobudur, Warisan Raja Samaratungga dari Sriwijaya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal