Cegah Sirup Penyebab Gagal Ginjal Akut, Polres Lubuklunggau Datangi Apotek dan Toko Obat

Era Neizma Wedya
Satreskrim Polres Lubuklinggau mendatangi apotek dan toko obat. (Foto: Era N)

LUBUKLINGGAU, iNews.id - Tim gabungan Satreskrim Polres Lubuklinggau, Sumsel mendatangi apotek dan toko obat untuk mencegah beredarnya sirup penyebab penyakit gagal ginjal akut pada anak. Pengecekan sekaligus mengimbau apotek dan toko obat untuk tidak menjual obat jenis sirup yang mengandung Etilen Glikogen(EG) dan Dietilen Glikogen (DEG).

Pengecekan tersebut merespons informasi yang berkembang terkait adanya penyakit ginjal akut menyerang balita yang berakibat kematian, serta melaksanakan Edaran Kementerian Kesehatan nomor SR.01.05/III/3461/2022 tertanggal 20 Oktober 2022, untuk sementara dilarang mengonsumsi obat jenis sirup.

Sebagaimana informasi dari BPOM, ada lima jenis obat sirup diduga mengandung Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG) melebihi ambang batas aman untuk dikomsumsi yakni :

1. Termorex Sirup (obat demam), produksi PT Konimex dengan nomor izin edar DBL7813003537A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml.
2. Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu), produksi PT Yarindo Farmatama dengan nomor izin edar DTL0332708637A1, kemasan dus, botol plastik @60 ml.
3. Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DTL7226303037A1, kemasan Dus, Botol Plastik @ 60 ml.
4. Unibebi Demam Sirup (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL8726301237A1, kemasan Dus, Botol @ 60 ml.
5. Unibebi Demam Drops (obat demam), produksi Universal Pharmaceutical Industries dengan nomor izin edar DBL1926303336A1, kemasan Dus, Botol @ 15 ml.

“Pengecekan dan imbauan ini merupakan bentuk kepedulian Polres Lubuklinggau guna pencegahan jangan sampai semakin banyak balita yang mengalami gagal ginjal,” kata Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi, Sabtu (22/10/2022).

Dari pengecekan di sejumlah apotek dan toko obat, polisi tidak menemukan obat yang menurut BPOM diduga mengandung bahan yang dapat memicu gagal ginjal akut pada anak. “Alhamdulillah kelima obat yang dimaksud tidak ditemui atau nihil di Apotek Kota Lubuklinggau,” kata AKBP Harissandi.

Editor : Berli Zulkanedi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tidak Bisa Lagi Dibina, 4 Polisi di Lubuklinggau Dipecat

57 tahun lalu

Lolos Verifikasi Faktual, Perindo Lubuklinggau Cari Bakal Caleg Terbaik 

57 tahun lalu

Dandim Lubuklinggau Maknai HUT Ke-77 TNI dengan Jaga Kepercayaan Rakyat

57 tahun lalu

Obok-Obok Rumah Anggota DPRD, Pria Lubuklinggau Ini Ditembak Polisi

57 tahun lalu

Ini Wajah 2 Pelaku Penipuan Ganjal ATM di Sejumlah Lokasi di Lubuklinggau 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal